Lompat Ke:
- Live Streaming Argentina vs Prancis
- Kapan Pertandingan Argentina vs Prancis
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Selesai sudah segala permutasi dan kemungkinan yang bisa terjadi di Piala Dunia 2022, kita sudah mendapatkan salah satu partai final paling ideal yang bisa terjadi di Qatar: Argentina vs Prancis!
Bagi Argentina, ini mungkin merupakan kesempatan terakhir untuk membuat Lionel Messi semakin abadi dalam sejarah sepakbola dan Albiceleste sendiri. Setelah mendapat sengatan mengejutkan dari Arab Saudi di partai pembuka, megabintang 35 tahun itu memimpin pasukan Lionel Scaloni memenangkan pertempuran demi pertempuran dan akhirnya Messi kembali ke panggung yang sama saat ia dibikin patah hati oleh Jerman delapan tahun lalu: final Piala Dunia.
Di sisi lain, ini adalah momen pembuktian bagi Prancis, bahwa merekalah negara adidaya sepakbola modern dengan berusaha menjadi tim ketiga, setelah Italia (1934, 1938) dan Brasil (1958, 1962) yang mampu juara dunia dua edisi beruntun. Dengan skuad bertabur talenta seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, sampai Aurelien Tchouameni, Didier Deschamps bisa kembali membuat rakyat Prancis berpesta.
Akankah Messi menutup kariernya dengan tangis bahagia? Inikah saatnya Mbappe menjadi GOAT era baru?
Live Streaming Argentina vs Prancis
Pertandingan final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis akan disiarkan di SCTV, Indosiar, dan Vidio pada Minggu, 18 Desember 2022 pukul 22:00 WIB.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | SCTV, Indosiar |
| LIVE streaming | Vidio |
Kapan Pertandingan Argentina vs Prancis?
| Pertandingan | Argentina vs Prancis |
| Tanggal | Minggu, 18 Desember 2022 |
| Kick-off | 22:00 WIB |
| Stadion | Lusail Stadium, Lusail |
Starting Line-up Argentina
Dengan semua personelnya bisa diturunkan kecuali papu Gomez, Lionel Scaloni harus mengambil keputusan besar terkait formasi yang digunakan melawan Prancis di final.
Pelatih Argentina itu mengembalikan Di Maria sebagai starter dan memilih rangka yang lebih solid dengan memakai formasi 4-4-2.
| Posisi | Line-up Argentina (4-4-2) |
| Kiper | Martinez |
| Belakang | Molina, Romero, Otamendi, Tagliafico |
| Tengah | Di Maria, De Paul, Fernandez, Mac Allister |
| Depan | Messi, Alvarez |
Starting Line-up Prancis
Prancis memakai line-up yang konsisten di sepanjang Piala Dunia 2022 dan rasa-rasanya Didier Deschamps yang terkenal konservatif tidak akan melakukan banyak perubahan di partai final.
Meski kubu Les Bleus 'diserang' oleh virus dengan gejala serupa flu, Raphael Varane, Theo Hernandez, Aurelien Tchouameni, tetap tampil di final. Dayot Upamecano dan Adrien Rabiot juga kembali setelah absen di semi-final.
| Posisi | Line-up Prancis (4-2-3-1) |
| Kiper | Lloris |
| Belakang | Kounde, Varane, Upamecano, T. Hernandez |
| Tengah | Tchouameni, Rabiot; Dembele, Griezmann, Mbappe |
| Depan | Giroud |
Preview
Awal perjalanan Argentina di Piala Dunia 2022 sangat berbeda dengan apa yang kita lihat sekarang. Datang sebagai kampiun Amerika Selatan dan tak terkalahkan di 36 laga terakhir - hampir menyamai rekor Italia - Albiceleste dikejutkan Arab Saudi yang bermain begitu disiplin. Pasukan Herve Renard membikin Lionel Messi cs frustrasi dengan jebakan offside yang dieksekusi dengan presisi ditambah dua gol cepat nan ciamik.
Namun, Messi adalah Messi. Di dansa terakhirnya di panggung dunia, La Pulga menolak takluk. Ia menyuguhkan deretan penampilan yang semakin menasbihkan statusnya sebagai GOAT, menyeret Argentina ke final. Tapi, seperti yang sudah sering kita lihat, Messi seorang mustahil bisa mengemban harapan satu bangsa. Berkat Albiceleste generasi baru yang diperkuat Julian Alvarez, Enzo Fernandez, Lisandro Martinez, Emiliano Martinez, dan ditangani dengan hangat oleh Lionel Scaloni, Tim Tango dan Messi kembali berdansa.
Di sisi lain, perjalanan Prancis lebih mirip buldoser, yang meratakan hampir semua lawan yang menghalangi jalan lewat daya ledak Kylian Mbappe dan Olivier Giroud, plus kecemerlangan Antoine Griezmann. Les Bleus memang kalah di tangan Tunisia, tapi toh saat itu mereka sudah lolos dan menurunkan pemain lapis kedua. Menghadapi Inggris yang bisa dibilang batu terbesar, Prancis keteteran. Untung mereka memiliki Giroud sang big game player, tapi juga harus berterima kasih kepada DNA Tottenham Harry Kane, yang lagi-lagi mengecewakan di momen krusial.
Tapi Prancis bukan sekadar penyerang mereka saja. Ada Tchouameni yang tampil seperti tank: menghancurkan serangan lawan sekaligus mengirim umpan-umpan ke segala lini, Varane, Upamecano, dan Konate yang bak kolosus, serta Hugo Lloris yang DNA Tottenham-nya mampu diredam.
Oleh karena itu, kehilangan lini tengah dan belakang akan menjadi pukulan besar bagi Prancis. Semonster-monsternya Mbappe, ia harus ditopang oleh pilar-pilar di belakangnya. Rasanya Messi, yang disumbang 'Bola Semangat' dari rekan-rekan di belakangnya serta harapan satu bangsa, memiliki peluang lebih besar untuk akhirnya abadi dalam cerita rakyat sepakbola.
